Pengertian, Rumus dan Tabel Kepadatan Jumlah Penduduk di Indonesia

Berikut ini akan dijelaskan mengenai kepadatan penduduk, pengertian kepadatan penduduk, artikel kepadatan penduduk, kepadatan populasi manusia, jumlah kepadatan penduduk, kepadatan penduduk agraris, tabel kepadatan penduduk di indonesia, kepadatan penduduk indonesia, kepadatan penduduk di indonesia, rumus kepadatan penduduk.

Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk atau densitas penduduk ialah perbandingan rata-rata antara jumlah penduduk di suatu daerah dengan luasnya daerah tersebut dihitung setiap km2, 
sedangkan kepadatan penduduk agraris, yang dihitung hanya penduduk petaninya saja dan tanah yang dihitung hanya tanah yang produktif. Jadi, lahan tidur, lapangan udara, dan sungai tidak dihitung.

Contoh: Kepadatan penduduk di suatu daerah jumlah penduduknya 20.000 jiwa, luas daerah 50 km2 maka kepadatan penduduk daerah itu adalah:
Pengertian, Rumus dan Tabel Kepadatan Jumlah Penduduk di Indonesia
Kepadatan penduduk agraris, misalnya dari jumlah penduduk tersebut di atas jumlah petaninya hanya 5.000 orang, sedangkan tanah pertanian yang produktif hanya 20 km2 maka kepadatan penduduk agraris di daerah itu adalah:
Pengertian, Rumus dan Tabel Kepadatan Jumlah Penduduk di Indonesia
Agar jelasnya, periksalah tabel kepadatan penduduk di Indonesia seperti di bawah ini.

Tabel Kepadatan Penduduk Per Kilometer 
Menurut Provinsi Tahun 1990 dan Tahun 2000
Pengertian, Rumus dan Tabel Kepadatan Jumlah Penduduk di Indonesia
Pengertian, Rumus dan Tabel Kepadatan Jumlah Penduduk di Indonesia
Sumber: Biro Pusat Statistik 1990, BPS 1999 dan 2000
Beberapa pengertian tentang kepadatan penduduk sebagai berikut.

Kepadatan penduduk absolut atau mutlak, ialah keadaan negara/daerah yang sebagian besar penduduknya masih sulit mencukupi kebutuhan pokoknya, biasanya melanda negara yang sedang berkembang dan negara miskin.

Kekurangan penduduk, terjadi bila suatu negara jumlah penduduk sedemikian kecilnya sehingga sulit untuk mengolah kekayaan alam guna mencukupi kebutuhan hidupnya. 

Jadi, baik kepadatan penduduk dan kekurangan penduduk sama-sama kurang menguntungkan bagi negara.

Kepadatan penduduk optimum, yaitu kepadatan penduduk yang sebaik-baiknya. Jumlah penduduk yang ada di negara itu cukup untuk meng olah kekayaan alam yang ada di negaranya guna mencukupi kebutuhan hidup.