Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Tata Surya Kita (Our Solar System) dan Struktur Susunan Lapisan Planet Bumi

Berikut ini kita akan membahas tentang tata surya, tata surya kita, sistem tata surya, our solar system, the solar system, solar system, susunan planet bumi, struktur lapisan bumi, lapisan kerak bumi, susunan lapisan bumi, lapisan planet bumi, atmosfer, hidrosfer, lapisan litosfer, lapisan mesosfer, mantel bumi, barisfer, inti bumi.


Tata Surya Kita (Our Solar System)

Matahari kita ini sebetulnya sebuah bintang sejati. Matahari kita beserta kesembilan planet dan satelitnya (bulan) merupakan benda-benda langit yang disebut tata surya kita atau sistem matahari kita atau our solar system. 

Sistem Tata Surya Kita (Our Solar System) dan Struktur Susunan Lapisan Planet Bumi
Sistem Tata Surya

Kesembilan planet itu ialah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Namun berdasarkan kesepakatan para ilmuan terakhir, planet Pluto tidak lagi dimasukkan sebagai bagian dari tata surya karena ukuran planet Pluto terlalu kecil untuk ukuran sebuah planet.

Susunan Planet Bumi

Sistem Tata Surya Kita (Our Solar System) dan Struktur Susunan Lapisan Planet Bumi
Gambar Planet Bumi 

Dalam tata surya kita planet bumi menduduki nomor tiga dari matahari. Hasil penelitian ilmu geologi/mempelajari unsur-unsur batu-batuan menunjukkan bahwa unsur bumi telah berusia ± 4.700 tahun dari mulai proses pendinginan sampai pada akhirnya mengalami pembekuan. 

Planet bumi terus berputar mengelilingi sumbunya yang disebut berotasi selama 24 jam/tepatnya 23 jam 56 menit/dalam satu hari. Berevolusi mengelilingi matahari dengan lintas garis edar berupa elips. Satu putaran/berevolusi memakan waktu 365 hari 5 jam 48 menit atau satu tahun. 

Sejauh yang diketahui, bumilah satu-satunya tempat tinggal di jagat raya ini yang dihuni makhluk hidup, di mana manusia berada. Kemudian proses pembentukan/terjadinya bumi mempunyai susunan sebagai berikut.

a. Atmosfer

Bumi di angkasa. Ketika melihat bumi dari angkasa untuk pertama kalinya, para astronot terpesona melihat keindahan planet biru tersebut. Pada gambar atas, bumi tampak dari bulan, seakan-akan baru terbit di ufuk timur.
Lapisan Atmosfer

Bumi dikelilingi lapisan udara yang disebut atmosfer. Tebalnya ± 2.000 km. Lapisan udara ini terutama mengandung nitrogen, oksigen, dan gas. Atmosfer menjaga bumi agar tidak terlalu panas kena sinar matahari dan tidak terlalu dingin. 

Lapisan udara ini juga melindungi bumi terhadap sinar ultra ungu dari matahari, sinar ini berbahaya bagi berlangsungnya kehidupan. Di lapisan bawah atmosfer terdapat awan yang mengandung butirbutir air yang berasal dari uap air lautan dan uap air daratan turun ke bumi sebagai hujan.

b. Hidrosfer/Lautan/Perairan

Bumi di angkasa. Ketika melihat bumi dari angkasa untuk pertama kalinya, para astronot terpesona melihat keindahan planet biru tersebut. Pada gambar atas, bumi tampak dari bulan, seakan-akan baru terbit di ufuk timur.
Lapisan Hidrosfer

Lautan merupakan cekungan besar yang berisi air dengan kedalaman rata-rata 3.500 m. Luas lautan mencapai dua per tiga permukaan bumi.

c. Litosfer/Kerak Bumi

Lapisan batuan yang paling atas di permukaan bumi disebut kerak bumi. Di bawah benua, ketebalan kerak bumi mencapai 70 km, di bawah lautan hanya sekitar 6 km. Suhu di bagian kerak bumi mencapai sekitar 1.050º C.

d. Mesosfer/Mantel Bumi

Di bawah kerak bumi terdapat lapisan mantel bumi. Mantel ini merupakan lapisan batuan setebal sekitar 2.900 km. Suhu di bagian bawah lapisan mantel mencapai 3.700º C, tetapi batuan tetap padat
karena berada di bawah tekanan tinggi.

Bumi di angkasa. Ketika melihat bumi dari angkasa untuk pertama kalinya, para astronot terpesona melihat keindahan planet biru tersebut. Pada gambar atas, bumi tampak dari bulan, seakan-akan baru terbit di ufuk timur.
Lapisan-lapisan bumi


e. Barisfer/Inti Bumi

Inti bumi terdiri atas dua lapisan, yaitu inti dalam dan inti luar.

  1. Inti luar tebalnya ± 2.000 km terdiri atas besi cair, suhunya mencapai 2.200ºC.
  2. Inti dalam terdapat di pusat bumi, merupakan sebuah bola berdiameter 2.740 km. Bola ini terdiri atas besi dan nikel padat. Suhu di pusatnya menjadi ± 4.500ºC.