Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peranan dan Manfaat Tanah Bagi Kehidupan Makhluk Hidup serta Penyebab atau Faktor Terjadinya Erosi Tanah

Sekarang kita akan membahas mengenai peranan tanah, fungsi tanah, manfaat tanah, manfaat tanah bagi manusia, manfaat tanah bagi kehidupan, manfaat tanah bagi kehidupan manusia, peranan tanah bagi kehidupan manusia, fungsi tanah bagi makhluk hidup, penyebab terjadinya erosi, penyebab erosi, penyebab erosi tanah, faktor penyebab terjadinya erosi.

Peranan dan Manfaat Tanah Bagi Kehidupan

Peranan dan manfaat tanah berperan penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Hal ini disebabkan karena tanah:

1. dapat digunakan untuk tempat tinggal dan tempat melakukan kegiatan,

2. sebagai tempat tumbuhnya vegetasi yang sangat berguna bagi kepentingan hidup manusia,

3. mengandung barang tambang atau bahan galian yang berguna bagi manusia, dan

4. sebagai tempat berkembangnya hewan yang sangat berguna bagi kepentingan hidup manusia.

Dengan adanya erosi tanah maka lapisan tanah atas yang subur akan rusak dan menjadikan lingkungan alam lainnya ikut rusak. Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya erosi tanah karena beberapa hal sebagai berikut.

  1. Tanah gundul atau tidak ada tanamannya.
  2. Tanah miring tidak dibuat teras-teras dan guludan sebagai penyangga air dan tanah yang larut.
  3. Tanah tidak dibuat tanggul pasangan sebagai penahan erosi.
  4. Pada tanah di kawasan hutan rusak karena pohon-pohon ditebang secara liar sehingga hutan menjadi gundul.
  5. Pada permukaan tanah yang berlumpur digunakan untuk penggembalaan liar sehingga tanah atas semakin rusak.
Penentuan kelas tekstur tanah dapat dilakukan dengan pedoman seperti grafik pada gambar berikut.

Peranan dan Manfaat Tanah Bagi Kehidupan Makhluk Hidup serta Penyebab atau Faktor Terjadinya Erosi Tanah
Grafik Pedoman Penentuan Tekstur Tanah
Walaupun ikatan senyawa organik yang terdapat dalam tanah cukup banyak macamnya, namun sedikit yang dapat menyebabkan terjadinya kombinasi-kombinasi warna tersebut, antara lain oksida besi dan bahan-bahan organis. Adapun asal dari warna-warna itu sebagai berikut.

  1. Kuning, berasal dari mineral limonit (2Fe2O33H2O).
  2. Cokelat, berasal dari bahan-bahan organis asam yang lapuk sebagian.
  3. Putih, berasal dari mineral-mineral silika-kuarsa (SiO2), kapur (CaCO3), kaolin, bauksit, aluminium dan silikat, gypsum (CaCO42H2O), nitrat, garam-garam yang sudah larut serta koloida-koloida organis tertentu.
  4. Hitam, berasal dari bahan-bahan organis yang telah terurai dengan hebat, dan biasanya ada hubungannya dengan unsur-unsur karbon (C), magnesium (Mg), serta belerang (S).
  5. Merah, berasal dari mineral hematit (Fe2O3) atau turgit (2F22O33H2O).
  6. Hijau, berasal dari oksida ferrous.
  7. Biru, berasal dari mineral lilianit.