Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi

Berikut ini penjelasan tentang reaksi redoks, pengertian reaksi redoks, reaksi reduksi, pengertian reaksi reduksi, contoh reaksi redoks, persamaan reaksi redoks, konsep redoks, contoh reaksi reduksi.


Konsep Reaksi Redoks

Jika Anda membelah buah apel, kemudian membiarkannya di ruang terbuka, buah apel tersebut akan berubah warna menjadi kecokelat-cokelatan.

Tahukah Anda, mengapa hal tersebut dapat terjadi? Perubahan warna pada buah apel diakibatkan reaksi oksidasi yang dialami senyawa kimia yang terkandung dalam buah apel.

Suatu reaksi oksidasi biasanya disertai oleh reaksi reduksi sehingga lazim disebut reaksi redoks. Apakah reaksi reduksi oksidasi itu? 

Konsep reaksi redoks dapat ditinjau dari tiga konsep, yaitu penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

1. Konsep Redoks Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Oksigen

Pada peristiwa pengaratan besi, logam Fe bereaksi dengan oksigen membentuk karat besi (Fe2O3). Artinya, pada reaksi ini logam Fe mengikat oksigen agar membentuk Fe2O3. Pengaratan logam besi merupakan contoh reaksi oksidasi. 

Berdasarkan hal tersebut, reaksi oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen oleh suatu zat. Bagaimana dengan peristiwa pada isolasi bijih besi menjadi logam besi? 

Pada peristiwa ini, bijih besi melepaskan oksigen. Artinya, bijih besi kehilangan oksigen. Mengacu pada fakta ini, reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen oleh suatu zat. Contoh lain reaksi reduksi menurut konsep ini adalah sebagai berikut.
Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi

2. Konsep Redoks Berdasarkan Penyerahan dan Penerimaan Elektron

Atom Mg memiliki konfigurasi elektron 2 8 2 sehingga elektron valensinya 2. Adapun konfigurasi elektron atom Cl adalah 2 8 7 sehingga elektron valensinya adalah 7. 

Untuk mencapai kestabilannya, atom Mg harus melepaskan 2 elektron, sedangkan atom Cl membutuhkan 1 elektron. Jadi, atom Mg memberikan masing-masing 1 elektron kepada 2 atom Cl sehingga 1 atom Mg mengikat 2 atom Cl. 

Setelah melepaskan 2 elektron, atom Mg menjadi ion Mg2+. Adapun atom Cl menjadi ion Cl– setelah menerima 1 elektron. Senyawa yang terbentuk adalah MgCl2.
Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi
Reaksi kimia yang terjadi pada pembentukan ikatan MgCl2 dapat juga dituliskan melalui tahapan berikut.
Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi
Mg(s) → Mg2+(aq) + 2 e– merupakan reaksi oksidasi, sedangkan Cl2(aq) + 2 e–→2 Cl–(aq) merupakan reaksi reduksi. Berdasarkan pada contoh ini, reaksi oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron, sedangkan reaksi reduksi adalah reaksi penerimaan elektron. 

Zat yang mengalami reaksi oksidasi disebut reduktor, sedangkan zat yang mengalami reaksi reduksi disebut oksidator.

3. Konsep Redoks Berdasarkan Peningkatan dan Penurunan Bilangan Oksidasi

Konsep redoks berdasarkan peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi ini merupakan konsep redoks yang sekarang digunakan oleh siapa pun yang mempelajari ilmu Kimia. Apakah bilangan oksidasi itu? 

Bilangan oksidasi adalah muatan yang dimiliki atom jika atom tersebut berikatan dengan atom lain. Nilai bilangan oksidasi suatu atom dapat diketahui lebih mudah dengan menggunakan aturan berikut.
Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi
Pengertian, Persamaan dan Contoh Reaksi Redoks atau Reaksi Reduksi
Dengan menggunakan aturan tersebut, bilangan oksidasi atom-atom yang terlibat dalam reaksi antara logam Mg dan gas klorin (atom Mg dan Cl) dapat diketahui. Bilangan oksidasi atom Mg dalam bentuk bebasnya = 0, sedangkan dalam bentuk senyawa MgCl2 = +2. 

Bilangan oksidasi atom Cl dalam gas Cl2 = 0, sedangkan dalam bentuk senyawa MgCl2 = –1. Jadi, bilangan oksidasi atom Mg mengalami peningkatan dari 0 menjadi +2, sedangkan bilangan oksidasi atom Cl mengalami penurunan dari 0 menjadi –1. 

Suatu atom dikatakan mengalami reaksi oksidasi (reduktor) jika mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan dikatakan mengalami reaksi reduksi (oksidator) jika mengalami penurunan bilangan oksidasi. Dengan demikian, Mg merupakan reduktor, sedangkan Cl2 merupakan oksidator.